Jejak Tinju Pak Kiai

Jejak Tinju Pak Kiai

Jejak Tinju Pak Kiai

Apa yang menjadi sorotan Emha Ainun Nadjib melalui bukunya ini ? Emha menuliskan kegelisahannya soal reog, batik, lagu ‘Rasa Sayange’ yang diakui sebagai kebudayaan Malaysia. Bagaimana kita menyikapi hal ini ? Tidak hanya itu saja -Emha yang sangat peduli dengan rakyat kecil- gelisah dengan musibah Pasar Turi di Surabaya, gelisah dengan nasib TKI di Malaysia, gelisah dengan nasib TKI di Malaysia, gelisah dengan masalah lumpur Lapindo yang tak kunjung usai. Bahkan kegelisahannya bertambah soal Pilkada yang cenderung kisruh di berbagai daerah. Serta tulisan lain seperti Austranesia, Pecel Suriname, Buto Kempung, Tanah Halal Air Halal, Mudik Keluarga Mudik Bangsa, dan sebagainya.

Seluruh tulisannya ini akhirnya bermuara bagaimana perlunya bersikap arif dan melatih kesabaran, perlunya menjadi makhluk wajib yang berguna bagi sesama, meninggalkan kesombongan, fanatisme yang berlebihan, serta mencanangkan rasa nasionalisme. Namun demikian, dalam memandang berbagai persoalan, Cak Nun tidak terkesan menggurui, justru memberikan solusi dan daya tambah untuk melapangkan dada dan membeningkan hati dan pikiran.

Buku yang diterbitkan oleh Kompas ini bisa Anda dapatkan di Toko Buku Gramedia Matraman dengan harga Rp. 45.000,-.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: