Bersyukur dan Menggugat Diri

Bersyukur dan Menggugat Diri

Bersyukur dan Menggugat Diri

Bersyukur dan mensyukuri, serta naluri yang menggugat bersama rasa syukur merupakan ungkapan yang sangat tulus atas rahmat yang diterima. Melalui buku ini kita dapat melihat salah satu sisi potret jati diri Jakob Oetama, termasuk kegundahan, penggugatan, dan upayanya mendudukkan persoalan bagi masyarakat. Di usianya yang telah mencapai 78 tahun, Jakob masih terus mengikuti perkembangan dunia lewat berbagai bacaan dan pergaulan yang luas, buku Culture Matters. How Shape Human Progress, merupakan salah satu yang memberikan penguatan dan pengesahan atas refleksi pemkiran Jakob.

Buku ini merupakan kumpulan ceramah, pidato, atau sumbangan pemikiran Jakob Oetama yang terekam sejak Agustus 2001 hingga Agustus 2009. Benang merah pemikiran Jakob dalam buku ini, yakni jurnalisme makna yang menjadi perhatian utama dalam merefleksikan profesi kewartawanan, third way, civil society, dan terakhir culture matters. Selain itu, pendiri dan Pemimpin Umum Harian Kompas ini menyoroti peranan bisnis dalam reformasi, etika bisnis, kekuasaan dan tanggung jawab pemimpin, heroic leadership, industri kreatif, serta sosok sejumlah sahabat dan kolega.

Judul:
Bersyukur dan Menggugat Diri
Penulis:
Jakob Oetama
Penerbit:
Kompas
Harga:
Rp 63.000,-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: