Cracking Zone

January 26, 2011

Cracking Zone

INDONESIA di awal abad 21: 180 juta ponsel di saku penduduknya, 50% di antaranya smart phone yang layak berinternet. Narsis tetapi nasionalis, yang jauh menjadi dekat–sementara yang dekat menjadi jauh, asyik sibuk sendiri, alay, multi tasking dan real time. Mereka adalah penopang ekonomi negara yang pada akhir tahun 2010 mencatatkan income/capita US$3,000. Inilah penduduk yang rakus mengkonsumsi apa saja, dari sepeda motor sampai voucher telepon dan makan seminggu sekali bersama keluarga di luar rumah.

Ditambah dengan kegiatan freemium. Produk premium-free of charge seperti Google, Yahoo!, Facebook, Wikipedia, Detik.com, Kompas Online, Kaskus dan sebagainya. Persaingan berubah. Puluhan cracker muncul memperbaharui bukan semata organisasi atau perusahaannya, melainkan industrinya. Membuat banyak orang kaget dan melawan. Langkahnya radikal, serangan baliknya juga radikal. Mereka menari dan berpesta di kebun-kebun Anda, tetangga yang baik hati tetapi pencuri.

Inilah buku perubahan yang dicari banyak orang untuk memperbaharui diri. Sebuah hasil kajian yang membukakan mata Anda dan membuat Anda ingin segera bertindak.

Judul:
Cracking Zone
Penulis:
Rhenald Kasali
Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Harga:
Rp 130.000,-


Ranah 3 Warna

January 13, 2011

Ranah 3 Warna

Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa bermimpi dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul. Ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika.

Dengan semangat menggelegak dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, ada satu hal penting yang dia tidak punya. Ijazah SMA. Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tadi tanpa ijazah?

Terinspirasi semangat tim dinamit Denmark, dia mendobrak rintangan berat. Baru saja dia bisa tersenyum, badai masalah menggempurnya silih berganti tanpa ampun. Alif letih dan mulai bertanya-tanya: “Sampai kapan aku harus teguh bersabar menghadapi semua cobaan hidup ini?” Hampir saja dia menyerah.

Rupanya “mantra” man jadda wajada saja tidak cukup sakti dalam memenangkan hidup. Alif teringat “mantra” kedua yang diajarkan di Pondok Madani: man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Berbekal kedua mantra itu dia songsong badai hidup satu persatu. Bisakah dia memenangkan semua impiannya?

Ke mana nasib membawa Alif? Apa saja 3 ranah berbeda warna itu? Siapakah Raisa? Bagaimana persaingannya dengan Randai? Apa kabar Sahibul Menara? Kenapa sampai muncul Obelix, orang Indian dan Michael Jordan dan Kesatria Berpantun? Apa hadiah Tuhan buat sebuah kesabaran yang kukuh?

Ranah 3 Warna adalah hikayat bagaimana impian tetap wajib dibela habis-habisan walau hidup terus digelung nestapa.

Judul:
Ranah 3 Warna
Penulis:
A. Fuadi
Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Harga:
Rp 65.000,-


Rancang Agung (The Grand Design)

January 11, 2011

The Grand Design

“Tuhan tidak menciptakan alam semesta.”

Itulah teori yang dikemukakan oleh Stephen Hawking dalam buku ini. Bahwa alam semesta terancang dengan begitu agungnya dan amat sangat teratur samasekali bukan karena campur tangan Tuhan, namun berkat hukum-hukum fisika yang sempurna.

Buku ini juga akan menjawab keingintahuan kita tentang hal-hal sebagai berikut:
* Kapan dan bagaimana alam semesta bermula?
* Mengapa kita ada di dunia?
* Apa hakikat realitas?

Dalam buku ini, Stephen Hawking dan Leonard Mlodinow menyajikan pemikiran sains terkini mengenai misteri alam semesta, dalam bahasa nonteknis yang cemerlang sekaligus sederhana. Buku ini merupakan buku pedoman singkat, jelas, dan menyentak, yang menyajikan penemuan-penemuan yang akan mengubah pemahaman sekaligus mengusik iman; buku ini akan mencerahkan dan menohok. Buku yang tiada duanya.

== Buku ini pernah menjadi Trending Topic di Twitter ==

Judul:
Rancang Agung
The Grand Design

Penulis:
Leonard Mlodinow
Stephen Hawking

Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Harga:
Rp 50.000,-