Onward: Bagaimana Starbucks Bertahan Hidup dan Bangkit Kembali Tanpa Kehilangan Jiwanya

January 29, 2012

Onward

Pada 26 Februari 2008, para pelanggan di 7.100 gerai Starbucks di Amerika Serikat diminta meninggalkan gerai. Tiga jam berikutnya, semua barista di setiap gerai dilatih kembali seni membuat espresso yang sempurna. Peristiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi hal ini menunjukkan betapa gawat situasi yang dialami oleh perusahaan yang tidak pernah melakukan kesalahan.

Selama lebih dari tiga dekade, Starbucks memiliki sejarah sebagai tempat yang disebut-sebut sangat menyenangkan untuk bekerja, sebagai perusahaan yang memanggang biji kopi kualitas terbaik yang diperoleh secara etis dan menyajikan minuman untuk jutaan pelanggan yang mendatangi gerai Starbucks demi secangkir kopi dan bersosialisasi. Tapi pada tahun 2008, setelah bertahun-tahun berfokus pada ekspansi yang amat cepat, nilai-nilai yang menjadikan Starbucks sukses berada di ujung tanduk. Penjualan merosot tajam. Harga saham Starbucks jatuh. Kelangsungan perusahaan pun berada dalam bahaya.

Untuk mengatasi masalah-masalah yang muncul, mantan chief executive officer Howard Schultz, yang sudah hampir delapan tahun melepaskan jabatannya setelah mengembangkan Starbucks dari 11 menjadi ribuan gerai, melakukan sesuatu yang tak terduga: Ia kembali sebagai CEO untuk menangani Starbucks. Tujuannya tidak hanya menstabilkan perusahaan, tetapi juga mentransformasikannya dengan berfokus pada nilai-nilai inti dan menyalakan kembali inovasi yang dibutuhkan untuk bertahan dalam pasar yang berubah pesat, sembari menepis kritik tajam dan bersaing dengan para pesaing besar.

Schultz datang kembali dengan gairah dan sebuah rencana, dan dalam jangka waktu dua tahun—walaupun menghadapi masalah internal yang menyesakkan dan perekonomian yang memburuk—Starbucks secara mengejutkan kembali menjadi perusahaan yang keuntungannya terus bertumbuh.

Onward adalah kisah yang luar biasa mengenai transformasi itu. Schultz mengajak pembaca mengamati secara dekat proses pengambilan keputusannya sehari-hari, dari sesi-sesi perencanaan yang dilakukan secara tertutup di Seattle, percakapan dengan para petani kopi di Rwanda, hingga presentasi di hadapan investor di New York di tengah kekacauan ekonomi yang sangat buruk.

Onward lebih daripada sekadar buku tentang bisnis. Buku yang inspiratif dan apa adanya ini menghidupkan kisah yang dramatis melalui penuturan yang melibatkan emosi dan suspens layaknya sebuah novel.

Judul:
Onward: Bagaimana Starbucks Bertahan Hidup dan Bangkit Kembali Tanpa Kehilangan Jiwanya
Penulis:
Joanne Gordon
Howard Schultz

Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Harga:
Rp 118.000,-


Financial Revolution in Action

January 24, 2012

Financial Revolution in Action

Temukan cara dan teknik-teknik “Street Wealth” dalam bahasa yang enak dibaca dan dipahami. Buku ini dimulai dengan membahas pola pikir orang kaya dan orang miskin, memuat cara dan strategi untuk melipatgandakan kekayaan Anda dalam waktu singkat, yang belum pernah dibahas di buku mana pun. Anda akan belajar:

– 21 rahasia berpikir orang kaya
– Teknik menanamkan goal di dalam pikiran bawah sadar sehingga pasti tercapai
– Strategi membeli properti dengan sedikit uang
– Cara membangun perusahaan beromset miliaran dengan modal Rp 0
– Teknik dan cara menjadi world trainer tanpa uang satu rupiah pun
– Cara aman dan nyaman dalam berutang
– Tujuh keahlian keuangan
– Cara hidup dan rahasia orang-orang sukses.

Judul:
Financial Revolution in Action
Penulis:
Tung Desem Waringin
Ongky Hojanto

Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Harga:
Rp 60.000,-


Notes from Qatar 2

January 24, 2012

Notes from Qatar 2

Buku ini lanjutan buku best seller dengan judul yang sama yaitu Notes from Qatar. Kali ini Muhammad Assad, penulis buku ini mengemukakan topik sangat menarik yaitu HONEST, HUMBLE, HELPFULL, motivasi tentang kehidupan khas Notes from Qatar, yaitu selalu dilandasi Al Quran dan Sunnah Nabi Muhammad saw.

Selain ketiga topik pokok tersebut, Assad, juga bercerita tentang pengalaman-pengalaman uniknya selama dia belajar di Qatar salah satunya ketika dia ditunjuk sebagai Ketua Delegasi Indonesia yang dikirim ke konferensi G20 Youth Summit 2011 di Paris. Dan masih banyak topik-topik menarik lainnya.

Selain itu Assad juga menampilkan 9 Sedekah Super Story, cerita-cerita real tentang keajaiban sedekah yang dialami para penulisnya. Tidak lupa buku ini juga diberi kata pengantar yang oleh Assad disebut sebagai Mentors Note dari orang-orang terkenal.

Judul:
Notes from Qatar 2
Penulis:
Muhammad Assad
Penerbit:
Elex Media Komputindo
Harga:
Rp 62.800,-


Poke The Box

January 24, 2012

Poke The Box

Kapan terakhir kali Anda melakukan sesuatu untuk pertama kalinya?
Kita menyekolahkan anak-anak kita dan terobsesi dengan nilai ujian, perilaku, serta kemampuan bersosialisasi mereka.

Kita memasang iklan lowongan kerja dan mencari orang yang berpengalaman, lulusan universitas ternama, serta dengan riwayat tak pernah gagal.
Kita berinvestasi di sejumlah perusahaan berdasarkan kinerja kuartal terakhir, dan bukan rencana kerja mereka di masa depan.

Jadi, mengapa kita harus terkejut ketika semua perusahaan itu hancur berantakan?
Perekonomian kita tidak bersifat statis, tetapi kita bersikap sebaliknya. Posisi Anda di dunia ini ditentukan oleh apa yang sudah Anda picu, bagaimana Anda memprovokasi, dan apa yang Anda pelajari dari peristiwa-peristiwa yang Anda sebabkan. Dalam sebuah dunia yang sarat akan perubahan, itulah yang dianggap penting— kemampuan untuk berkreasi dan belajar dari perubahan.

Poke The Box (Mengotak-atik Kotak) adalah sebuah manifesto tentang memproduksi sesuatu yang langka, dan oleh karenanya dianggap bernilai. Manifesto ini menuntut Anda untuk berhenti menantikan munculnya sebuah peta jalan. Alih-alih, mulailah menggambarnya sendiri. Anda tahu cara melakukannya, Anda sudah pernah melakukannya sebelumnya, tetapi di sepanjang jalan yang Anda lalui, orang-orang akan selalu berusaha membujuk Anda untuk berhenti melakukannya.
Kami membutuhkan wawasan, impian, serta kontribusi Anda. Bergegaslah.

Judul:
Poke The Box
Penulis:
Seth Godin
Penerbit:
Serambi
Harga:
Rp 29.900,-


The 4-Hour Workweek

January 18, 2012

The 4-Hour Workweek

Apa pekerjaan Anda?
Pertanyaan itu bisa membuat Tim Ferriss kesulitan menjawabnya. Dosen tamu kontroversial di Universitas Princeton ini dapat memberikan jawaban berbeda setiap kali ditanya karena pada saat itu ia bisa sedang berada di mana saja. “Saya sedang balapan motor di Eropa.” “Saya sedang bermain ski di Andes.” ”Saya sedang scuba diving di Panama.” Atau, “Saya sedang berdansa tango di Buenos Aires.”

Tim Ferriss menghabiskan lebih dari 5 tahun mempelajari rahasia menjadi Kaum Kaya Baru, suatu cara untuk keluar dari “rencana hidup tertunda” (menjadi budak -> menabung -> pensiun). Ia lebih banyak mengendalikan mata uang baru, yakni waktu dan mobilitas, untuk menciptakan makna baru tentang gaya hidup mewah.

Siapa pun Anda, seorang karyawan yang terlalu banyak tugas atau pengusaha yang terjebak dalam bisnis sendiri, buku ini akan menjadi kompas memasuki dunia baru. Bergabunglah dengan Tim Ferriss dan ia akan menjadi kawan Anda mempelajari tentang:
– perbedaan penting antara pendapatan absolut dan pendapatan relatif;
– melatih bos Anda untuk menghargai kinerja daripada kehadiran Anda;
– memiliki pemasukan rutin dan bagaimana mewujudkannya dalam waktu 2-4 minggu;
– menentukan prioritas dan menciptakan waktu yang efisien dengan menyaring akses informasi;
– dan rahasia manajemen para CEO jarak jauh.

Percayalah, Anda bisa memiliki segalanya. Tak ada satu pun alasan untuk menunggu. Apakah mimpi Anda adalah mewujudkan kebahagiaan, melakukan wisata keliling dunia, mendapatkan penghasilan bulanan yang jumlahnya besar, atau menikmati hidup dengan sedikit bekerja? The 4-Hour Workweek memberikan rancangan sempurna untuk Anda!

Judul:
The 4-Hour Workweek
Penulis:
Timothy Ferriss
Penerbit:
Gagasmedia
Harga:
Rp 65.000,-


Rahasia Inovasi Steve Jobs

January 18, 2012

Rahasia Inovasi Steve Jobs

Dalam hal inovasi, CEO Apple Steve Jobs adalah legenda. Slogan “Think Different” di perusahaannya bukan sekedar alat pemasaran. Berpikir berbeda adalah gaya hidup, sebuah pendekatan inovasi yang positif dan efektif. Pendekatan ini dapat diaplikasikan oleh siapa pun dalam bidang apa pun.

Buku ini mengupas tujuh prinsip inovasi Steve Jobs, yaitu:
Prinsip 1: Lakukan Apa yang Anda cintai. Pikirkan karier Anda secara berbeda.
Prinsip 2: Tinggalkan Jejak di Alam Semesta. Pikirkan visi Anda secara berbeda.
Prinsip 3: Nyalakan otak Anda. Pikirkan cara berpikir Anda secara berbeda.
Prinsip 4: Jual Mimpi, Bukan Produk. Pikirkan konsumen Anda secara berbeda.
Prinsip 5: Katakan Tidak terhadap 1.000 benda. Pikirkan desain Anda secara berbeda.
Prinsip 6: Ciptakan Pengalaman yang Sangat Hebat. Pikirkan brand experience Anda secara berbeda.
Prinsip 7: Kuasai Pesan Anda. Pikirkan cerita Anda secara berbeda.

Tujuh prinsip inovasi Steve Jobs akan membantu siapa saja untuk berpikir berbeda. Dengan mengikuti contoh Steve Jobs, Anda akan menemukan cara baru untuk membebaskan potensi kreatif Anda dan menciptakan lingkungan yang mendorong lahirnya inovasi.

Judul:
Rahasia Inovasi Steve Jobs
Penulis:
Carmine Gallo
Penerbit:
Esensi
Harga:
Rp 95.000,-


Multi Level Marketing, Money Game & Skema Piramid

January 17, 2012

Multi Level Marketing, Money Game & Skema Piramid

Perdagangan produk (barang/ jasa) dapat dilakukan dengan cara Penjualan Langsung (Direct Selling). Dalam model Penjualan Langsung, perusahaan menjual produk secara langsung kepada konsumen melalui jaringan pemasaran yang melibatkan para Mitra Usaha, tanpa melalui toko-toko pengecer atau supermarket. Kita mengenal penjualan langsung satu jenjang (single level marketing) dan penjualan langsung berjenjang (multi level marketing/MLM).

Perkembangan bisnis penjualan langsung/penjualan berjenjang tergolong pesat meski perkembangan positif itu dinodai oleh penipu dengan menggunakan modus penggandaan uang (money game) dan modus perekrutan anggota dengan cara manipulatif (skema piramid). Aturan hukum dan penegakan hukum masih lemah. Kegiatan bisnis DS/MLM hanya diatur oleh Peraturan Menteri Perdagangan, dan sanksi hanya berupa administratif. Pemerintah dan DPR harus membuat UU Anti Money Game atau anti skema piramid agar tidak makin banyak orang yang menjadi korban.

Penjualan Langsung/Penjualan Berjenjang (DS/MLM) meimiliki unsur-unsur:
* Merupakan metode penjualan barang/jasa melalui pemasaran dengan sistem jaringan (network marketing)
* Melibatkan mitra usaha sebagai anggota jaringan
* Mitra usaha bekerja mandiri atas dasar komisi dan/atau bonus yang ditetapkan oleh perusahaan DS/MLM
* Komisi dan/atau bonus berdasarkan hasil penjualan produk kepada konsumen
* Tidak menggunakan jalur toko eceran tetap atau supermarket

Penyelenggaraan DS/MLM di Indonesia diatur berdasarkan Permendag Nomor 32/2008. Berdasarkan Permendag ini, setiap perusahaan DS/MLM wajib memiliki surat zin khusus bernama Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL).

Keuntungan yang bisa diperoleh dari penggunaan DS/MLM antara lain:
* Menghemat biaya distribusi dan biaya iklan
* Dijadikan wahana yang mudah untuk mencetak pengusaha baru
* Mempercepat penetrasi produk baru kepada masyarakat
* Menambah penghasilan dan lapangan kerja baru kepada masyarakat
* Mempercepat kemajuan perekonomian perusahaan, mitra usaha, masyarakat dan negara
* Sebagai sarana untuk mencapai “Kemerdekaan keuangan”
* Memberikan keleluasaan waktu dan biaya bagi anggotanya
* Sebagai sarana untuk memperkuat relasi bisnis
* Sebagai sarana membentuk mental wirausaha
* Memberikan kesempatan yang sama kepada setiap orang untuk menjadi orang yang sukses melalui kerja keras dan kerja cerdas

Masyarakat sebenarnya tidak perlu khawatir untuk masuk ke dalam jaringan bisnis DS/MLM, sebab banyak orang yang telah sukses melalui bisnis ini.

Judul:
Multi Level Marketing, Money Game & Skema Piramid
Penulis:
R. Serfianto D. Purnomo
Iswi Hariyani
Cita Yustisia S

Penerbit:
Elex Media Komputindo
Harga:
Rp 72.800,-