Superhero Juga Manusia

December 30, 2012
Superhero Juga Manusia

Superhero Juga Manusia

Buku ini merupakan seri tulisan marketing karya Hermawan Kartajaya, CEO dan Founder MarkPlus, Inc. Kumpulan tulisan ini merupakan perjalanan pemikiran Hermawan tentang pemasaran kontemporer yang disebut New Wave Marketing dan pemasaran masa depan yang disebut Marketing 3.0.

Meskipun berisi ilmu pemasaran, buku ini dikemas dengan gaya naratif sehingga pembaca mudah menjumput insight-insight pemasarannya. Pengalaman Hermawan menonton film, membaca buku, nonton konser, traveling, berjejaring sosial melalui akun Twitter @hermawank, dan kisah-kisah pribadinya yang paling intim ia bungkus dalam kisah pemasaran yang renyah dan menyentuh.

Buku ini akan mengantar pembaca pada peziarahan Hermawan menggeluti pemasaran yang sampai saat ini menjadi teman intim “sleep and dream” dirinya. Inilah kisah-kisah naratif yang mengalir dari hati seorang maestro pemasaran tingkat dunia itu. Seluruh artikel buku ini ditulis langsung oleh Hermawan dengan menggunakan BlackBerry. Dus, buku ini pun layak dibaca bagi siapa saja yang dahaga akan insight-insight pemasaran.

It’s about story-telling!

Judul:
Superhero Juga Manusia
Penulis:
Hermawan Kartajaya
Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Harga:
Rp 50.000,-

Advertisements

Marketing for Turnaround: Realizing the Network Company

December 30, 2012
Marketing for Turnaround: Realizing the Network Company

Marketing for Turnaround: Realizing the Network Company

Buku ini merupakan jawaban dari buku pertama tentang Pos Indonesia yang berjudul Bridging to the Network Company: Transformasi Pos Indonesia Menuju Perusahaan Kelas Dunia (1999) dan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

Buku ini berisi langkah-langkah transformasi Pos Indonesia, khususnya dalam merealisasikan diri sebagai perusahaan jaringan terbesar di Indonesia. Program Transformasi Pos Indonesia yang berjalan sejak tahun 2009 mulai menampakkan hasil. Hanya dalam setahun, Program Transformasi ini menjadikan Pos Indonesia yang pada tahun 2008 merugi Rp 71 miliar menjadi untung Rp 98 miliar pada tahun 2009. Kemudian, di tahun-tahun berikutnya, Pos Indonesia selalu meraup untung saat sebagian perusahaan pos di negara lain, seperti Amerika Serikat, mulai bangkrut akibat krisis utang dan dampak digitalisasi.

Pos Indonesia yang dulu diibaratkan seperti Raksasa Tertidur ini mulai bangkit. Revitalisasi dan restrukturisasi digelar di segala lini Pos Indonesia. Termasuk melakukan diversifikasi produk dan layanan sebagai respons pada dunia yang berubah cepat akibat globalisasi dan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Tentunya, proses transformasi ini tidak lepas dari peran kepemimpinan manajemen Pos Indonesia yang mengusung Transformational Leadership.

Buku ini memaparkan kisah sekaligus strategi Pos Indonesia melakukan turnaround marketing yang mengubah wajah Pos Indonesia menjadi seperti sekarang ini. Inilah transformasi Pos Indonesia dari Postal Company menjadi The Real Network Company!

Judul:
Marketing for Turnaround: Realizing the Network Company
Penulis:
Hermawan Kartajaya
Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Harga:
Rp 50.000,-


Service with Character

March 13, 2012

Service with Character

Di dalam buku ini Anda akan menemukan prinsip-prinsip yang berhubungan dengan etika dan moralitas, namun konteksnya bukan sebagai rambu-rambu yang membatasi dan mengekang. Sebaliknya, prinsip-prinsip tersebut justru akan menjadi sumber keunggulan perusahaan di masa depan.

Dulu, mungkin ada yang beranggapan bahwa jujur bakalan ajur, yang jujur justru akan hancur. Tanpa trik dan tipu daya, seseorang dianggap tidak akan sukses dalam menjalankan usahanya. Dunia bisnis pun dipersepsikan sebagai lembah hitam tempat manusia-manusia mendulang laba dengan menghalalkan segala cara.

Namun, sekarang kita berada di era yang berbeda. Era horizontalisasi terjadi di mana-mana dengan teknologi sebagai driver utmanya. Kemudian, horizontalisasi itu pun masuk ke ranah bisnis, menjadikan hubungan perusahaan dan pelanggan tak lagi sama. Transparansi sebagai anak kandung horizontalisasi menjadikan semua perusahaan tak lagi bisa memakai topeng di depan pelanggannya.

Di era yang serba horizontal dan transparan seperti sekarang ini, agaknya character adalah satu-satunya hal yang bisa memberikan garis tegas untuk membedakan mana perusahaan yang akan sukses dan mana yang tidak.

Delapan belas prinsip keberhasilan yang tertuang dalam buku ini sungguh bisa memberikan amunisi dan perbekalan yang lebih dari cukup kepada Anda dan perusahaan Anda, untuk bisa menjadi juara dalam iklim bisnis yang hypercompetitive ini.

Dalam buku ini juga terangkum cerita bagaimana delapan belas perusahaan terkemuka menerapkan prinsip-prinsip tersebut untuk bisnisnya masing-masing. Beberapa teknik pengaplikasian dari prinsip-prinsip yang ada mungkin saja cocok dengan situasi dan kondisi yang Anda hadapi, tapi boleh jadi juga tidak cocok. Namun yang terpenting adalah bukan teknk mana yang harus Anda adopsi, tapi bagaimana Anda membentuk karakter dalam organisasi Anda dengan cara Anda sendiri.

Judul:
Service with Character
Penulis:
Hermawan Kartajaya, dkk.
Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Harga:
Rp 60.000,-


Connect! Surfing New Wave Marketing

March 12, 2010

Connect! Surfing New Wave Marketing

Sebagai sekuel dari buku New Wave Marketing, di dalam buku Connect! ini kami menjabarkan secara komprehensif mengenai “why”, “what”, dan “how” untuk menjalankan pemasaran New Wave.

Dalam buku ini, kami tidak hanya berbicara tentang Connect! secara online, tapi juga offline. Karena penting untuk diklarifikasi bahwa New Wave Marketing, sebuah orde baru di dunia marketing, bukan Internet Marketing, Digital Marketing atau Online Marketing, meskipun Internet yang makin perkasa ini memaksa sebuah Company untuk terus Connect!

Online memang bisa menimbulkan excitement dan engagement, tapi offline bisa lebih jauh ke intimacy dan enthusiasm! Dan, kalau keduanya digabung akan menjadi suatu Connection yang bersifat Physical, Intellectual, Emotional, dan Spiritual!

Untuk sukses dalam melakukan Connection secara holistik seperti ini, pemasar perlu sadar akan tiga angkatan Connect! Yang pertama adalah mobile connect. Pertanyaan testingnya adalah “Are you well-connected?” baik online maupun offline.

Tingkat dua adalah Experiential Connect. Pertanyaan yang relevan adalah “How deep is your Connection?” Bukan cuma hanya “Are you well-Connected!”

Dan, tingkat paling tinggi dalam Connect adalah Social Connect! Pertanyaan yang tepat sekarang adalah “How strong is the Connectivity?”

Well-Connected is the Mobile Connect!
Deep-Connection is the Experiential Connect!
Strong-Connectivity is the Social Connect!

Pemasar yang menunggangi ketiga hal tersebut untuk praktik 12Cs layak disebut sebagai The Connect-Ready New Wave Marketer! Pemasar yang siap menjalankan 12Cs dari New Wave Marketing! Karena itu, judul buku sekuel ini adalah Connect!: Surfing New Wave Marketing. Untuk melakukan surfing di laut pun Anda mesti siap dengan segala macam perlengkapan.

Maka dari itu, siapkan diri. Connect! untuk mengurangi New Wave Marketing.

Judul:
Connect! Surfing New Wave Marketing
Penulis:
Hermawan Kartajaya
Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Harga:
Rp 60.000,-


Ubud: The Spirit of Bali

December 17, 2009

Ubud

Ubud, a city-village in the middle of Bali, possesses a strong, mysterious enchantment. Since the earliest times, Ubud has attracted people from all parts of the world to visit, and to return again and agian. Many of them eventually decide to stay and start new lives here.

This often raises the questions: What is it about Ubud? What makes so many people fall in love with Ubud?

The answer is simple, yet difficult to explain: It’s because Ubud has taksu (spiritual charm) that other places lack.

This taksu is a synergy of the various aspects of life in Ubud -religion, culture, nature, and the activities of Ubud’s community- which have developed over centuries.

This taksu makes Ubud a place that can transform an individual into a new and better person. Ubud, whose name derives from the word obat, or medicine, can heal people’s physical, mental, emotional and spiritual ills; people feel more peaceful and relaxed when they are in Ubud.

To preserve this taksu, the Hindu-Balinese society of Ubud has a philosophy called Tri Hita Karana: harmonious relations between humankind and God, between humans and the natural environment, and among humans. It is this philosophy that giudes the people of Ubud in living their daily lives.

There is much that we can learn from Ubud as a place that consistently maintains the essential spirit of Bali. In the context of marketing, for example, Ubud simultaneously employs spiritual marketing, ecomarketing, and social marketing. These three elements are part of what we call Marketing 3.0, which involves the integration of marketing and values-the latest concept and practice of marketing, which can make any organization more sustainable.

In Ubud, a genuine process of development has taken place. Ubud has achieved a harmonious synergy between the past and the present, between tadition and modern life, and between Eastern and Western cultures.

Title:
Ubud: The Spirit of Bali
Authors:
Hermawan Kartajaya with Bembi Dwi Indrio
Publisher:
Gramedia Pustaka Utama
Price:
Rp 65.000,-


Kompas100 Corporate Marketing Cases

June 5, 2009
KOMPAS100 Corporate Marketing Cases

KOMPAS100 Corporate Marketing Cases

Berawal dari keprihatinan masih sedikitnya jumlah investor individu di Indonesia, kedua penulis dari MakPlus, Inc, mencoba menawarkan konsep pemasaran strategis sebagai alat tambahan memahami emiten di pasar modal. Titik beratnya adalah mencoba memaparkan positioning dari masing-masing emiten yang masuk dalam daftar KOMPAS100, yang disusun oleh Bursa Efek Indonesia, per Februari 2009.

Meski merupakan kumpulan tulisan, kedua penulis memutuskan agar bukunya tidak sama persis dengan versi pendek yang dimuat di koran KOMPAS dan KONTAN dan versi panjang yang dimuat di Kompas.com. Penambahan terletak pada data volume transaksi saham, daftar perusahaan yang berada di sektor industri yang sama baik yang masuk dan tidak masuk KOMPAS100 dan dilengkapi dengan alamat situs masing-masing, serta komposisi pemegang saham dari emiten yang masuk KOMPAS100. Penambahan-penambahan tersebut, terutama daftar perusahaan yang berada di sektor yang sama, lengkap beserta alamat situsnya dilakukan agar buku ini tidak dimaksudkan sebagai alat rekomendasi untuk membeli saham.

Para penulis buku ini, apalagi salah satunya juga menjadi investor di Bursa Efek Indonesia, baik melalui saham ataupun reksadana, mengingatkan untuk tidak hanya menggantungkan pada buku ini sebagai satu-satunya sumber pengambilan keputusan pembelian saham tertentu, termasuk yang masuk KOMPAS100. Sangat dianjurkan untuk melakukan cross-check, pengumpulan informasi tambahan, dan menggabungkan antara analisa keuangan dan non-keuangan, seperti pemasaran strategis sebelum melakukan pengambilan keputusan pembelian saham.

Judul :
KOMPAS100 Corporate Marketing Cases
Penulis :
Hermawan Kartajaya
Taufik
Penerbit :
Gramedia Pustaka Utama
Harga :
Rp. 70.000,-